SEPULUH IKON KLUB YANG AKHIRNYA HENGKANG

Sabtu, 05 Maret 2011

Jelang kembalinya David Villa ke Mestalla,
bekas homebase-nya selama lima tahun
merumput untuk Valencia, Kamis (3/3)
dinihari WIB, GOAL.com merunut sepuluh
bintang -- termasuk El Guaje yang sekarang
bernaung di Barcelona -- yang pernah
begitu lekat dengan sebuah klub, menjadi
pujaan pendukung, namun akhirnya pergi
meninggalkan tim masing-masing dengan
berbagai sebab.

Alessandro Nesta (Lazio-AC Milan, 2002)
Di masa jayanya, Nesta sering disebut-
sebut sebagai salah satu bek terbaik dunia.
Mantan kapten Lazio ini juga kerap
diperbandingkan dengan Francesco Totti, il
capitano AS Roma, yang notabene rival
sekota Lazio, karena sama-sama dibesarkan
akademi klub dan menjadi kapten di usia
muda.
Krisis keuangan yang mendera pada tahun
2002 membuat Gli Aquilotti terpaksa
menjual pemain-pemain terbaiknya,
termasuk Nesta yang dilego ke AC Milan
dengan nilai €30 juta.

Thierry Henry (Arsenal-Barcelona, 2007)
Sempat mandul dalam delapan
pertandingan pertamanya bersama
Arsenal, Henry melesat hingga akhirnya
berhasil menjadi pencetak gol terbanyak
The Gunners sepanjang masa dengan total
226 gol dalam delapan tahun kariernya
bersama klub London Utara tersebut.
Pemain asal Prancis ini juga sempat
menjadi kapten Arsenal selama dua musim
sebelum hijrah ke Barcelona pada tahun
2007.
“Karena senioritas saya, ditambah fakta
bahwa saya adalah kapten dan kebiasaan
saya meminta bola, terkadang mereka
[rekan-rekan setim di Arsenal] tetap
memberi bola walaupun saya sedang tidak
dalam posisi bagus.